Buah-buahan

A

                      BUAH-BUAHAN

Protein.

            Selain merupakan sumber vitamin dan mineral,buah-buahan juga merupakansumber Karbo hidrat,Protein, dan lemak. Dan pada umumnya yang mengkonsumsi buah-buahan yang masih segar namun demikian buah-buahan yang baru selesai dipanen tidak selalu dapat dikonsumsi, sehingga  memerlukan waktu dan penanganan sebelum sampai ke konsumen, diantaranya diperlukan pengepakan,pengangkutan,atau penyimpanan, karena buah-buahan tersebut akan mengalami perubahan-perubahan. Maka dari itu buah-buahan tersebut ada yang jual dalam keadaan segar, atau dibuat berupa manisan bahkan ada yang sudah dikalengkan.

Komponen buah-buahan.

Pada dasarnya buah-buahan terdiri dari komponen air, protein,mineral,vitamin.

Air.

Kandungan air ini erat kaitannya dengan ketahanan dalam penyimpanan sebagai buah-buahan segar

Protein pada buah-buahan merupakan protein nabati, dan protein nabati sangat penting bagi kelangsungan mahluk hidup.

Mineral.

Mineral yang penting dalam buah-buahan adalah kalsium, kalsium banyak dibutuhkan dalam tubuh,  juga kekurangan kalsium akan menyebabkan kelainan pada tulang dan gigi, juga sangat  penting dalam pembentukan darah.

Vitamin.

Adapun vitamin ini ada yang larut  dalam yaitu seperti vitamin C dan B komplek dan ada vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A,D,E dan K. Pada hasil tanaman pada umumnya tidak mengandung vitamin A tetapi dalam bentuk Provitamin A yang dikenal sebagai betakaroten misalnya didalam buah tomat dan pepaya.

Perinsip pengawetan buah-buahan

Perinsip-perinsip pengawetan ini ada yang dibekukan atau pendinginan,ada yang dipanaskan,ada yang dikeringkan,ada yang diasamkan dan lain-lain.

Contoh pengawetan buah-buahan.

 

Buah belimbing.

Belimbing yang masih mengkal dapat dibuat manisan, kenapa kita memilih yang masih mengkal karena belimbing yang masih muda apabila di buat manisan akan terasa sepet, dan kalau yang terlalu tua akan a lot kalau dimakan.

Bahan-bahan :

            –           2-4 buah belimbing

            –           2kg gula pasir

            –           1sendok kapur sirih

            –           1jempol tawas

            –           1/2sendk the natrium benzoat

            –           1sendok the garam dapur

Cara membuatnya :

Belimbing ditusuk-tusuk dengan garpu lalu direndam dalam air,kemudian setelah dicuci direndam dalam air kapur dan tawas selama 3-4jam. Kemudian diangkat dan diperas dan ditiriskan, lalu dikukus selama 3-4menit.

Sementara itu gula dididihkan sampai kental dengan 1gelas air dan ditambahkan natrium benzoat dan garam dapur.

Setelah dikukus belimbing dimasukan dalam larutan gula sambil diaduk-aduk, kemudian ditiriskan dan begitu seterusnya dilakukan berulang-ulang sampai gula menempel merata, lalu ditiriskan diatas tampah yang sudah diberi alas kertas lalu dijemur sampai kering kemudian dikemas atau dipaking dengan rapi dan dipasarkan.